Perlukah UAN Dihapuskan?

Ujian Akhir Nasional (UAN) yang dikenal di level pendidikan bangku sekolah kerap menyisakan masalah yang berujung pada nyawa. Tak sedikit para siswa yang akhirnya memilih mengakhiri hidupnya dengan cara tragis setelah dinyatakan tidak lulus dalam ujian tersebut. Inilah yang kemudian membuat banyak pihak untuk menyerukan dihapuskannya Ujian Nasional tersebut. Belum lagi segudang masalah kecurangan yang kerap mengiringinya. Lengkap lah alasan mengapa banyak pihak meminta system ini dihapuskan. 

perlukah-UAN

Perlukah UAN dihapuskan? Bila berpijak pada masalah yang mengirinya, tentu saja kita akan setuju penghapusan system pendidikan yang menakutkan bagi para pelajar ini.


Mengapa UAN perlu dihapuskan? Secara umum inilah alasannya:

1. Rawan kecurangan di sana sini baik oleh penyelenggara, siswa, guru bahkan pejabat yang menangani. 
2. Rawan korupsi anggaran di pihak pengelola. 
3. Menjadi titik tumpu keberhasilan siswa yang sebenarnya tidak terukur. Banyak murid pintar dalam kegiatan belajar sehari-hari akhirnya divonis tidak lulus  saat Ujian Nasional.  
4. Membawa korban nyawa di tingkat siswa dan pelajar. 
5. Tidak efektif membangun pemahaman dalam belajar, siswa terkesan hanya belajar untuk mendapatkan nilai lulus, bukan untuk memahami disiplin ilmunya. 
6. Menjadi momok yang menakutkan bagi para siswa hingga membuat sebagain siswa stress.

Meskipun demikian, system ini sebenarnya memberikan dampak positif bagi semangat belajar siswa. Siswa akan dituntut belajar secara serius,  mempersiapkan diri jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan ujian tersebut. Menanggapi kritik banyak pihak, saat ini mulai diberlakukan penghapusan Ujian Nasional untuk siswa di tingkat Sekolah Dasar. Ini tentu saja diharapkan agar siswa di Sekolah Dasar tersebut bisa belajar secara santai dan nyaman tanpa harus terbebani harus belajar mengejar target nilai yang pada umumnya membuat para pelajar stress. Mengapa UN belakangan ini menimbulkan kecemasan yang luar biasa di kalangan siswa maupun para orangtua, dan guru? Mengapa pembelajaran menjadi tidak lagi mengasyikkan bagi para siswa sehingga harus dipaksa belajar dengan sebuah tes bernama UN?

Persoalan UN ternyata tidak bisa semata-mata ditarik ke ranah teknis saja. Asumsi yang melandasi kebijakan UN tersebut harus diuji keabsahannya. Ujian kelulusan mestinya didasarkan asumsi: dengan menetapkan sebuah standar akademis yang harus dicapai oleh pihak siswa dan diukur melalui sebuah system tes standar, disertai dengan sebuah konsekuensi atas keberhasilan atau juga kegagalan dalam mencapai nilai standar tersebut, akan mampu meningkatkan motivasi pihak siswa maupun guru, dan juga sekolah dalam upaya meningkatkan prestasi mereka.

Perlukah Ujian Nasional dihapuskan? Bila kita ingin mengakhiri berbagai persoalan setiap tahun akibat dari penyelenggaraan system pendidikan ini, maka tak salah jika system ini dihapuskan. Meskipun banyak pihak yang menentangnya. Banyak orang berpendapat cukup diperbaiki saja jangan dihapuskan. Semua itu terpulang kepada pemerintah.
advertisement

Bagikan ke

0 Response

Terimakasih Atas Kunjungan Anda
Jangan Lupa Tinggalkan Jejak Anda !

No Spam and No Live Link !!!

© 2013 - 2017 Gubug Informasi - All Rights Reserved - Protected by DMCA
Back to Top