Keuntungan dan Kekurangan Model Pendidikan Home Schooling untuk Anak

Model pendidikan home schooling kini mulai banyak dipilih oleh orang tua untuk anak-anak mereka. Seperti kata yang tertulis, model sekolah home schooling adalah menjadikan rumah sebagai tempat belajar, menciptakan rumah dalam suasana serupa sekolah dengan model pengajar bisa dari orang tua secara langsung ataupun guru yang secara khusus didatangkan ke rumah siswa bersangkutan. Model home schooling ini mulai menjadi trend di kalangan orang tua setelah terjadi banyak fakta kegagalan system pendidikan di sekolah dengan kurikulum pendidikan formal pada umumnya. Kegagalan itu meliputi banyak hal, baik secara system, akademis maupun moral dari para peserta didik sebagai input dari proses belajar mengajar di sekolah bersangkutan. 

keuntungan-kekurangan-pendidikan-home-schooling

Bagaimana sebenarnya model pendidikan sekolah dari rumah tersebut? Apakah mungkin anak Anda juga cocok untuk memilih system pendidikan yang satu ini? Berikut ini beberapa ulasan mengenai keunggulan dan kekurangan model pendidikan sekolah dari rumah, home schooling:

1. Keuntungan home schooling
Secara ekonomis, pendidikan atau sekolah di rumah sendiri akan lebih berhemat, terlebih jika gurunya adalah orang tuanya sendiri. Ini cocok untuk mereka yang memiliki banyak anak namun tak mampu menyekolahkan di lembaga pendidikan yang bermutu. Si ibu bisa langsung mengajar anak-anaknya di rumah dengan mengadopsi kurikulum pendidikan formal sekolah biasa. Sudah banyak anak-anak yang sukses belajarnya dengan dipandu langsung oleh gurunya yakni ibu atau ayah mereka di dalam rumah. Model home schooling juga bisa menjamin anak-anak Anda dari berbagai resiko pergaulan anak-anak yang kurang baik, keselamatan hingga pada penjagaan akhlak jika seorang ibu mengkhawatirkan akhlak teman-teman anak berpengaruh pada anaknya. Maka dari dalam rumah, semuanya akan menjadi lebih terkoordinir, murah dan tetap berkualitas. Anak-anak di rumah akan menjadi lebih berdisiplin dengan jadwal kegiatan mereka sehari-hari.

2. Kekurangan
Kekurangannya tentu saja dalam hal social sang anak. Belajar di rumah membuat pergaulan dan interaksi dengan sesame anak menjadi berkurang. Ini tentu saja akan mempengaruhi sikap si anak. Bila ingin memilih home schooling maka harus bisa mengantisipasi hal ini. Waktu ibu di rumah menjadi lebih sedikit, ia harus berperan sebagai ibu dan guru. Maka ia harus memiliki kecekatan yang ekstra dalam mengelola rumah tangga, belum lagi tugasnya sebagai istri. Menyamakan kualitas pendidikan di rumah dengan pendidikan formal yang sesuai dengan standar akreditasi pendidikan formal juga menjadi tantangan tersendiri untuk para pengelola home schooling. 
Nah, kini Anda sudah tergambar mengenai Home Schooling. System pendidikan ini juga banyak dipilih oleh para artis, anak pejabat yang sering pindah-pindah tugas atau mereka yang tidak mampu secara ekonomi untuk menyekolahkan banyak anak.
advertisement

Bagikan ke

0 Response

Terimakasih Atas Kunjungan Anda
Jangan Lupa Tinggalkan Jejak Anda !

No Spam and No Live Link !!!

© 2013 - 2015 Gubug Informasi - All Rights Reserved - Protected by DMCA
Back to Top